Sutradara Spike Lee mengujarkan bahwa beliau masih meralat balik penggalan bungsu per dokumenter HBO barunya, mengekor suara miring atas menghibahkan kebijakan yg menjendul akan getah perca bernas ide kolusi 9/11.

“Saya Kembali Di Ruang Editing Dan Melihat Bab Kedelapan Dan Terakhir EPICENTERS NYC 9/11➔2021½ . Dengan Hormat Saya Meminta Anda Untuk Menahan Penghakiman Anda Sampai Anda Melihat FINAL CUT. I Thank You,” tulisnya paham sebuah permakluman yg dirilis sama HBO, Rabu.

Menghubungkan profesionalisme kelompok New York sepanjang hawar COVID-19 pada profesionalisme sepanjang bidasan 11 September lagi pantas setelahnya, “NYC EPICENTERS 9/11➔2021½” menating prima musim Minggu lagi bakal ditayangkan paham seksi rangkap weker mingguan. Episode keempat lagi bungsu bakal menating atas 11 September, nasihat 20 warsa bidasan. Versi pratinjau per penggalan terkandung awalnya diberikan akan kuli tinta, tapi belakang hari ditarik per posisi yg digunakan HBO menurut merilis penapis.

Lee pernah melawan bidasan sambutan atas sebagai menjolok mengedepankan dengar pendapat pada apa pun yg disebut selaku “truthers” 9/11 lagi kayanya menghibahkan iman amatan mereka paham rincih pendahuluan penggalan. Menyebutnya “jelas lagi kejatuhan,” Editor Slate Jeremy Stahl merekam bahwa ancangan Lee sebagai mengacau mempertunjukkan “kejujuran pada putar 9/11 selaku bantah menganga jeda rangkap sebelah yg sama-sama aci.” Stahl serupa mengisyaratkan bahwa itu tegang, atas pada mengedepankan mereka paham sebuah bioskop dokumenter prime-time istimewa, Lee lagi HBO menghibahkan ide kolusi “kebijakan terbesar lagi menyesatkan istimewa yg suah mereka miliki, menghadapkan penonton mereka refleks ke rawa-rawa ceroboh impresi tegang.”

Dimasukkannya “truthers” 9/11 benar-benar perbedaan pada dokumen-dokumen lainnya, yg pernah menemukan eulogi pada pendekatannya yg lengkap lagi linu lagi menyelidiki ekstensif kehampaan penguasa yg benar-benar jelas lagi legal. “NYC EPICENTERS 9/11➔2021½” mengedepankan kian per 200 dengar pendapat pada berbagai rupa kelompok New York: pemimpin tersaring, karakter, pewarta, sutradara, alat kesegaran, responden prima, penyintas, lagi bani sekutu kelompok New York yg gugur atas COVID- 19 ataupun 11 September. Wawancara menjalin babut album bersama-sama lagi menghargai daya tahan kelompok New York memintasi kedua peri mencekam. “NYC EPICENTERS 9/11➔2021½” benar-benar persis, menyedihkan lagi problematis menurut ditonton, tapi serupa meraba jantung, empatik, lagi terkadang kocak.

Dalam sebuah dengar pendapat pada Reggie Ugwu per New York Times yg diterbitkan Selasa, Lee mengontrol pendayagunaan ide kolusi, pada mengujarkan bahwa beliau bercita-cita menurut “mengabaikan wong memenggal terkoteng-koteng.” Namun beliau serupa mengujarkan beliau terkoteng-koteng menyimpan “interogasi,” lagi mengusulkan Kongres mengakibatkan seminar segar berhubungan bidasan itu.

“Jumlah suhu yg dibutuhkan menurut menimbulkan pupuk melebur, hawa itu kagak terkabul. Dan belakang hari penjajaran kaidah Gedung 7 melorot ke daratan — saat Anda meletakkannya pada setengah gedung parak yg jahanam yg menggambarkan pelenyapan, itu penaka Anda melongok situasi yg setanding. Tetapi orang-orang bakal menukil pertimbangan mereka terkoteng-koteng, ”katanya. “Pendekatan abdi merupakan menggolongkan penerangan ke paham bioskop lagi mengabaikan wong memenggal terkoteng-koteng. Saya menghargai kepintaran pirsawan.”

Ketika Ugwu membuktikan bahwa bioskop dokumenter terkandung kagak menukil ancangan yg setanding pada, misalnya, anti-vaxxers yg mencecerkan penerangan yg luput berhubungan vaksin COVID-19 ataupun suporter bekas Presiden Donald Trump yg membenarkan bahwa pemilu 2020 pernah “dicuri”, Lee bersuara: “ Orang bakal bekerja apa pun yg mereka pikirkan, terlucut per itu. Saya kagak bertandak pada seputar interogasi Anda. Orang-orang bakal bekerja apa pun yg mereka pikirkan.”