Menyusul kehampaan Amazon’s Crucible maka menjelang peluncuran New World, dipastikan bahwa Lord of the Rings MMO industri pernah selaku formal dibatalkan. Pengambilan angan-angan online perdana serokan diumumkan ala tarikh 2019, maka uar-uar mengenai pengutipan Lord of the Rings terbaru yaitu tutup mulut. Sekarang, itu serius pada perantau bidang datar.

Berita mengenai game Lord of the Rings pada Amazon Game Studios terlihat menerobos Bloomberg. Dalam nota tercatat, disebutkan bahwa pengurungan tercatat akibat kesepakatan perjanjian belum lama mendudu perolehan Tencent buat Leyou Technologies Holdings Ltd. Amazon Game Studios berbuat setaraf bersama-sama Leyou, sebuah industri yg berbasis pada China, maka dekrit buat melikuidasi LotR terlihat ala tumit konflik renggangan Tencent maka Amazon, sendang memaklumkan Bloomberg.

Menyusul nota pengurungan yg dipicu konflik, mantri kalimah Amazon memaklumkan menjelang tempat tercatat, “Kami tak cakap mengasingkan persyaratan buat menyinambungkan bersama-sama kop ini ketika ini.” Untungnya, sepatutnya pengurungan ini tak bakal melahirkan PHK ketika ini. Juru kalimah yg setaraf memverifikasi bahwa developer yg terpaku ala game angan-angan segalanya pernah dipindahkan ke berbagai macam cetak biru.

Laporan sebelumnya tarikh kemudian merejang kejadian Amazon Game Studios, terpikir kurangnya jurusan yg sabit, kuota karakter yg cocok, maka ancangan yg luar biasa kasar buat pabrikasi game. Ini sumpek sahih bersama-sama pengurungan deras Crucible maka sumpek janji yg dihadapi Dunia Baru.

Amazon Game Studios berpengaruh jeluk peranan vital pada tempo perluasan mereknya jeluk pabrik game. Akhirnya, pedepokan bakal membutuhkan hasil buat mengasingkan injakan yg kokoh jeluk pasaran gambar bergerak game selaku pengedar merdeka.

Apa doktrin Anda mengenai uar-uar bahwa Lord of the Rings MMO dibatalkan? Terkejut, patah arang? Suarakan pada peranan ucapan pada belakang.